Untitled Document
IDP Norway

EENET Asia Newsletter - Edisi ke-5 -

Kwartal ke-4 2007 / Kwartal ke-1 2008

EENET Global
Untitled Document [about idp] [contact] [Seminars and Meetings] [UNESCO Toolkit] [EENET asia Newsletter] [links] [search] [home]


EENET asia Newsletters : Kwartal ke-4 2007 / Kwartal ke-1 2008

UNESCO - Panduan Pendidikan Guru tentang HIV dan Pencegahan AIDS dan Respon

Pada tahun 2006 diperkirakan 2,3 juta anak usia 0 - 15 tahun hidup dengan HIV dan AIDS di seluruh dunia, kurang lebih 180,000 dari anak-anak ini hidup di wilayah Asia Selatan dan Tenggara. Pada tahun yang sama lebih dari 500,000 anak terinfeksi dan 380,000 meninggal karena AIDS. Ini adalah gambaran yang mencengangkan yang membuat sektor pendidikan merespon tentang HIV dan AIDS menjadi sangat penting. HIV telah ada di negara kita, kota kita, masyarakat sekitar dan di sekolah kita.

Lebih dari 1,500 anak terinfeksi setiap hari dan kebanyakan dari mereka hidup di wilayah Asia yang jumlahnya terus meningkat. Rata-rata per tahun pada angka penularan baru di Asia Selatan dan Tenggara meningkat dari 11% di tahun 2004 sampai 2006 sementara angka kematian rata-rata meningkat hampir 16% selama periode yang sama.

Pertanyaannya adalah: Apa yang dapat diperbuat sektor pendidikan untuk mencegah penularan baru dan mendukung serta melindungi anak-anak dan orang muda yang hidup dengan dan/atau terpengaruh oleh HIV dan AIDS? Kebanyakan penularan disebabkan karena obat terlarang atau praktek seksual tidak aman atau gabungan dari keduanya. Banyak pelajar mencoba-coba menggunakan obat terlarang begitu pula aktif secara seksual selama tahun-tahun sekolah mereka atau mereka mengembangkan dan mempraktekan perilaku tersebut yang dapat menempatkan mereka pada resiko untuk tertular HIV di kemudian hari.

Peran guru dalam menciptakan kesadaran di antara para murid dan orang muda tentang HIV dan AIDS adalah sangat penting. Dengan secara aktif memotivasi anak dan orang muda untuk mengembangkan perilaku yang bertanggung jawab - khususnya yang berhubungan dengan seks dan obat-obatan terlarang. Dialog ini akan menciptakan dan lebih membuka komunikasi yang lebih baik di antara para orangtua, anak-anak, orang muda begitu pula guru dalam menghadapai banyak tantangan yang dihadapi oleh anak muda di sekolah dan masyarakat. Banyak guru dan orangtua yang belum sadar akan perilaku beresiko tinggi dari anak-anak dan orang muda yang terlibat. Yang lainnya mungkin sadar namun tidak memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk campur tangan dan merubah pola tingkah laku anak-anak mereka.

Berdiskusi tentang HIV dan AIDS dengan para murid adalah menantang, karena menyentuh isyu sensitif seperti seks dan obat-obatan yang bagi kebanyakan orang sangat sulit untuk dibicarakan. Namun, menghadapi pertumbuhan epidemik global HIV, adalah penting bagi kita untuk menempatkan kepekaan kita dan pada beberapa kasus mengesampingkan objektif moral kita dan mulai untuk mengajarkan dan membicarakan tentang obat-obatan, seks begitu pula tentang HIV dan AIDS.

Untuk memfasilitasi sektor pendidikan yang lebih komperhensif dalam merespon HIV dan AIDS, UNESCO Jakarta dan IDP Norway telah mengembangkan sebuah panduan bagi pendidikan guru dalam pencegahan dan respon terhadap HIV. Panduan ini telah dikembangkan dengan dukungan dari stakeholder kunci di Indonesia, Malaysia dan Philipina - termasuk organisasi untuk orang-orang yang hidup dengan HIV dan organisasi berbasis keimanan. Panduan telah diadaptasi dalam 3 negara ini, dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan diterapkan di 3 universitas di Indonesia; UNDANA di Kupang, UNP di Padang dan UPI di Bandung.

Lembaga pendidikan dan pelatihan guru di Brunei, Indonesia, Malaysia, Philipina dan Timor-Leste telah berkomitmen untuk mulai menggunakan Panduan ini dalam program pendidikan guru regular pada pertengahan 2008.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Panduan ini silahkan mengirimkan email kepada m.fajar@unesco.org atau idp@idp-europe.org

 

EENET asia Newsletters : Kwartal ke-4 2007 / Kwartal ke-1 2008

 

Untitled Document [about idp] [contact] [Seminars and Meetings] [UNESCO Toolkit] [EENET asia Newsletter] [links] [search] [home]