Untitled Document
IDP Norway

EENET Asia Newsletter - Edisi ke-5 -

Kwartal ke-4 2007 / Kwartal ke-1 2008

EENET Global
Untitled Document [about idp] [contact] [Seminars and Meetings] [UNESCO Toolkit] [EENET asia Newsletter] [links] [search] [home]


EENET asia Newsletters : Kwartal ke-4 2007 / Kwartal ke-1 2008

Studi Kasus: Sebuah Masalah dan Sebuah Permohonan Nasehat

Walaupun sulit untuk memberikan nasehat dalam situasi di mana kita tidak mengetahui tentang anak [atau anak-anak], sekolah atau sistem dan kebijakan pendidikan sebuah negara, pembaca mungkin memiliki saran yang baik dalam hal sumber bacaan atau ide praktis untuk diuji coba. Kisah di bawah ini adalah nyata [walaupun nama ibu, anak dan sekolah telah dihapus demi menjaga privasi] dan memunculkan pertanyaan menarik seputar isyu mengenai anak-anak yang mengulang/tinggal kelas dan hal ini berlaku bahkan pada anak-anak di tingkat pendidikan pra-sekolah dasar.

Saya adalah seorang ibu dari seorang anak perempuan berusia 4,5 tahun, murid dari kelas pra-TK di sebuah sekolah elit di Lahore [Pakistan]. Anak saya dapat mengikuti semua pelajaran dengan sangat baik dan bahkan diberi Penghargaan Luar Biasa pada akhir tahun ajaran. Pada tahun berikutnya ketika hampir mendekati akhir tahun akademis di Kelas pra-TK dia harus tinggal di kelas sepulang sekolah untuk pelajaran perbaikan bersama dengan 8 - 10 murid lain dari total 32 murid.

Pada pertemuan guru dan orangtua murid kami diberitahu bahwa putri saya agak sedikit lamban. Pelajaran perbaikan bagaimanapun menjadi tidak produktif; malah membuat anak saya enggan belajar. Dalam hal lain ia menjadi sangat baik di rumah dengan perhatian dari kami, orangtuanya. Suami saya dan saya meminta agar pelajaran perbaikan dihentikan dan sebagai akibatnya putri kami dinaikan dengan syaratke sekolah TK.

Saya hanya ingin mengetahui apakah kelas perbaikan disarankan untuk anak usia 4-5 tahun dan membuat mereka harus tinggal di sekolah berjam-jam dipertimbangkan sebagai sebuah prosedur pendidikan. Ini adalah kelompok usia yang sensitif dan anak-anak mungkin hanya butuh sedikit perhatian dan dukungan lebih. Apa yang dilakukan dalam kasus serupa di belahan dunia yang lain?

EENET-Asia ingin mengundang pembaca untuk menanggapi studi kasus ini dengan saran dan nasehat mereka di asia@eenet.org.uk

 

EENET asia Newsletters : Kwartal ke-4 2007 / Kwartal ke-1 2008

 

Untitled Document [about idp] [contact] [Seminars and Meetings] [UNESCO Toolkit] [EENET asia Newsletter] [links] [search] [home]