Untitled Document
IDP Norway

EENET Asia Newsletter - Edisi Simposium -

APRIL 2006

EENET Global
Untitled Document [about idp] [contact] [Seminars and Meetings] [UNESCO Toolkit] [EENET asia Newsletter] [links] [search] [home]


EENET asia Newsletters : Edisi Simposium April 2006 Daftar Isi

Pendidikan Anak-Anak Perempuan di Asia Selatan: Memutus Lingkaran Pembedaan
UNGEI - United Nations Girls' Education Initiative

Apakah UNGEI?
‘Organisasi PBB yang bergerak bidang Prakarsa Pendidikan Anak-Anak Perempuan’ (UNGEI) secara resmi diluncurkan oleh sekjen PBB pada tahun 2002 pada Forum Pendidikan Dunia sebagai bagian integral dari gerakan Pendidikan Untuk Semua. UNGEI merupakan bagian dari sebuah program prakarsa advokasi global yang dilaksanakan oleh berbagai institusi yang berlangsung selama 10 tahun dan difasilitasi oleh UNICEF yang kini merangkul jaringan kemitraan internasional yang lebih luas sebagai penggerak bagi program pendidikan bagi anak-anak perempuan, untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Milenium. Upaya saat ini tengah dilakukan untuk memperkuat keberadaan UNGEI di tingkat regional dan nasional. UNGEI di Asia Selatan mencakup: Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, India, Maldives, Nepal, Pakistan dan Sri Lanka.

Mengapa UNGEI di Asia Selatan?
Asia Selatan, yang merupakan tempat tinggal bagi seperlima penduduk dunia, dengan tingkat struktur hierarki dan patriarki yang tinggi. Secara sosial dan kultural, norma-norma gender yang ditetapkan menyatu ke dalam institusi keluarga, komunitas dan masyarakat semakin menonjolkan ketidaksamaan antara anak laki-laki dan perempuan. Semua ini dapat menjadi hambatan dalam pengembangan pendidikan berkualitas, peka gender dan berfokus pada anak yang merupakan syarat untuk membawa dan membuat anak perempuan tetap bersekolah!

Kemajuan pendidikan anak perempuan akan memberdayakan anak tersebut untuk berpartisipasi dan berkontribusi secara lebih luas terhadap ekonomi dan masyarakat. Lebih penting lagi, pendidikan berkualitas akan membantu mengubah kehidupan anak laki-laki dan perempuan ke arah yang lebih baik. Anak perempuan yang berasal dari kelompok yang kurang beruntung, misalnya dari kasta yang rendah atau memiliki kecacatan, menghadapi ketidakberuntungan ganda. Dengan demikian, perbaikan pendidikan bagi mereka juga akan memutus lingkaran diskriminasi yang lebih luas.

Banyak negara di Asia selatan, bahkan negara miskin, telah mencapai kesetaraan gender dan terus membuat kemajuan dalam pendidikan anak perempuan. UNGEI ingin mengembangkan budaya berbagi dan belajar di antara negara Asia Selatan dengan menggerakkan koalisi sejumlah rekanan untuk memajukan dan membantu inovasi serta membagi pelajaran berharga dalam meningkatkan pendidikan anak perempuan dalam konteks Asia Selatan.

Rekanan UNGEI di Asia Selatan:

  • Badan PBB dan antar pemerintah yang terlibat dalam kegiatan multisektoral dengan gender sebagai isu penghubung;
  • LSM internasional dan regional yang berkompeten dan berpengalaman di Asia selatan;
  • Pemain kunci dan berposisi strategis dalam peningkatan pendidikan anak perempuan di tingkat nasional untuk memastikan UNGEI tetap fokus pada realitas nyata dan kepakaran;
  • ‘Rekan UNGEI’ di Asia selatan yang mencerminkan hubungan lebih luas di tingkat regional dan global dari sejumlah badan rekanan, institusi dan individu.

Tujuan Strategis

  • Mengembangkan koalisi rekanan untuk berkolaborasi dengan lebih efektif bagi pendidikan anak perempuan yang lebih baik di kawasan Asia Selatan;
  • Untuk membawa tujuan-tujuan UNGEI dalam badan-badan pembuat kebijakan dan keputusan yang berpengaruh guna mengubah kebijakan dan prakteknya;
  • Mengembangkan bank pengetahuan untuk memperkuat kapasitas rekanan dan membagi informasi kepakaran, inovasi, dan praktek menjanjikan yang berorientasi pada konteks Asia Selatan;
  • Memberi bantuan dan dorongan kepada pembangunan koalisi UNGEI tingkat negara (atau padanan mereka) di negara-negara Asia Selatan.

Apa yang akan dilakukan UNGEI?

  • Advokasi dan peningkatan kesadaran kritis gender dan isu-isu lintas sektoral dalam pendidikan anak perempuan;
  • Mempengaruhi pemerintah ke mainstream pendidikan anak perempuan;
  • Mendokumentasi studi kasus berdasar bukti dari wilayah sekitar tentang praktek-praktek yang menjanjikan serta memopulerkan studi tersebut untuk publikasi media;
  • Mengembangkan dan menyebarkan petunjuk kebijakan yang disesuaikan dengan konteks Asia Selatan, mengenai hal-hal apa saja yang dapat dilakukan dalam pendidikan anak perempuan;
  • Mengumpulkan publikasi yang relevan, website, dan kepakaran;
  • Mendorong dilakukannya analisis tren regional dan isu lintas batas;
  • Mengawasi kemajuan dalam pendidikan anak perempuan secara regional.

UNICEF Bangkok akan membantu sebuah sekretariat untuk mengembangkan UNGEI di Asia Selatan. Pada wilayah khusus, secara tahunan diprioritaskan, pelaksana inti UNGEI akan bekerjasama dengan rekanan yang berminat dan relevan yang diorganisasikan dalam kelompok kerja UNGEI untuk mengembangkan rencana kerja tahunan UNGEI guna mendukung kegiatan wilayah.

Diadaptasi dari leaflet UNGEI, UNICEF Katmandu, email: nspence@unicef.org atau pchhetri@unicef.org

 

EENET asia Newsletters : Edisi Simposium April 2006 Daftar Isi

 

Untitled Document [about idp] [contact] [Seminars and Meetings] [UNESCO Toolkit] [EENET asia Newsletter] [links] [search] [home]
optimised for a resolution of 1024x768
idp - international development partners