![]() |
EENET Asia Newsletter - Edisi Perdana - JUNI 2005 |
|
|
Menggalakan Pendidikan Inklusif
di Wilayah Asia Pasifik Prinsip-prinsip Pendidikan Inklusif ditekankan dalam pernyataan pada Koferensi Dunia dalam bidang Pendidikan Luar Biasa di Salamanca pada tahun 1994. Pernyataan kemudian diadopsi ulang dalam Kerangka Aksi pada Forum Pendidikan Dunia Dakar pada tahun 2000 dan menjadi dasar bagi seluruh aktivitas UNESCO di wilayah ini. Kantor UNESCO untuk wilayah Asia dan Pasifik di Bangkok mendukung Pendidikan untuk Semua [EFA] di negara-negara dengan penekanan khusus penghapusan hambatan mengakses dan belajar bagi anak-anak perempuan, anak-anak cacat, anak-anak dari minoritas etnis dan anak-anak yang hidup di daerah terpencil. Karena setiap anak memiliki hak asasi yang mendasar atas pendidikan berkualitas. Pendidikan Inklusif dipandang sebagai suatu proses menanggapi keragaman kebutuhan semua pembelajar dan guna meningkatkan kualitas pendidikan. UNESCO Bangkok mempunyai tujuan meningkatkan Pendidikan Inklusif melalui koordinasi regional dan dengan memberikan bantuan teknis bagi 13 kantor perwakilan UNESCO dan 45 negara-negara anggota di wilayah Asia Pasifik. Kantor tsb memberikan bantuan dana kepada proyek-proyek negara dari pemerintah Jepang, termasuk juga pembangunan kapasitas, jejaring dan pengembangan materi. Merangkul Keberagaman: Perangkat untuk Menciptakan
Lingkungan Inklusif, Ramah terhadap Pembelajaran. Olof Sandkull
adalah tokoh utama dalam pendidikan inklusif Kantor Perwakilan UNESCO
Asia Pasifik untuk Pendidikan di Bangkok. Ia dapat dihubungi di: EENET asia Newsletters : edisi perdana JUNI 2005 Daftar Isi
|
|
|
| optimized
for a resolution of 1024x768 idp - international development partners |